Polisi Selidiki Kasus Emak Emak Gresik Lempar Mangkok Saat Ditagih Hutang

banner 728x250

Gresik_Berantastipikor.co.id_
Polisi mendatangi rumah emak-emak Gresik yang viral gegara melempar mangkuk ke penagih utang. Saat ini Satreskrim Polres Gresik sedang menyelidiki kasus itu.

Diketahui, peristiwa itu terjadi di Dusun Balongdinding, Desa Sidowungu, RT 18/RW 5, Kecamatan Menganti, Gresik pada Jumat (29/3) sekitar pukul 11.30 WIB. Sosok emak-emak yang melempar mangkuk itu berinisial RY (25). Sedangkan penagih utang dari sebuah koperasi berinisial AR (26).

“Setelah mendapat informasi dari masyarakat kita datangi ke lokasi dua orang wanita terlibat cekcok mulut dan saling pukul-memukul karena masalah utang piutang,” jelas Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah kepada Berantastipikor.com Rabu (3/4/2024) malam.

Roni menambahkan, saat itu RY sedang berada di rumah sendirian. Kemudian datanglah AR bersama seorang rekannya dari koperasi simpan pinjam.

“Dari pihak koperasi menagih utang RY. Karena tidak memiliki uang, RY dan AR sempat adu cekcok mulut dan terjadi aksi saling pukul. Beruntung dilerai oleh tetangganya,” tambah Roni.

Meski viral di media sosial, lanjut Roni, pihaknya belum menerima laporan dari RY maupun AR. Namun, polisi tetap memanggil keduanya untuk dimintai ketarangan lebih lanjut.

“Keduanya mengalami luka, tapi tidak ada yang melaporkan sampai video viral di media sosial. Anggota sudah ke TKP dan belum ada laporan terkait kejadian itu. Masih dilakukan lidik terhadap korban dan pelaku, namun perangkat desa akan memfasilitasi (RY dan AR dihadirkan) ke kantor Polsek,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video emak-emak melempar mangkuk saat ditagih utang viral di Facebook. Bahkan, penagih yang juga seorang wanita itu berlumuran darah akibat dilempar mangkuk.

Dalam video berdurasi 45 detik itu, tampak seorang wanita berkerudung hitam dari sebuah koperasi simpan pinjam menagih utang kepada emak-emak yang memakai daster merah. Namun tak berselang lama, emak-emak tersebut masuk ke dalam rumah meninggalkan wanita dari koperasi tersebut.

“Masalahe nggak iso diajak omong Bu. Wong dikongkon nggolekno loh nggak digolekno (Masalahnya nggak bisa diajak bicara Bu. Disuruh carikan malah nggak dicarikan),” tutur wanita koperasi kepada salah satu warga sekitar seperti yang dilihat

Kaperwil Jatim (Mr Abu Nawas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *